Bersama
Pelangi
Hujan belum mau berbelas kasih
padaku, Tuhan belum mau meredakan hujan . atau paling tidak, Tuhan bisa
menjadikan hujan menjadi gerimis. Tapi yang kuperhatikan hujan malah semakin
deraas dan aku semakin kedinginan.
Apakah Kasih sangat mengharapkan
aku mengembalikan bukunya sekarang juga? Tetapi maaf Kasih, aku tak mau
membasahi bukumu. Lebih baik aku menunggu waktu yang tepat supaya bukumu tetap
kering dan rapi daripada harus aku kembalikan cepat-cepat tetapi bukumun basah
dan tulisanmu berubah menjadi kabur. Seperti aku menunggu untuk menyatakan
cinta kepadamu, daripada aku mengambil langkah cepat tapi kamu menolaknya.