Peristiwa
Tabrakan
Beberapa
tahun yang lalu, tepatnya waktu itu saya masih kelas enam SD, saya dan teman-teman pergi ke pengajian yang
diadakan diadakan setiap sore sekitar pukul 16.00 WIB sampai menjelang waktu
berbuka puasa.
Sore
itu, karena sudah terlambat saya berangkat pengajian dengan mengendarai sepeda
motor. Biasanya kami berjalan. Saya berangkat bersama dengan teman saya,
sesampainya di tempat pengajian tersebut
kami masuk dan langsung ikut menyesuaikan dengan yang lainnya.
Pengajian
itu diakhiri sebelum waktu berbuka puasa, dan pada waktu itu sangat mepet
dengan waktu berbuka. Karena sudah ada bunyi yang menandakan bahwa sudah tiba
waktunya berbuka, maka saya mengendarai sepeda motor dengan kencang supaya
cepat sampai di rumah.
Ketika
dipertengahan jalan, saya mendapatkan musibah yaitu kecelakaan. Kejadian
tersebut terjadi begitu cepat. Awalnya spion motor saya tendangan dengan
pengendara motor lain yang berlawanan arah. Kami berdua terjatuh, saya jatuh
dan masuk ke dalam selokan sebelah kiri jalan, dan ibu-ibu itu masuk dalam
selokan sebelah kanan. Kecelakaan
tersebut membuwat saya pinsan dan ibu-ibu itu di bawa ke puskesmas karena
banyak lukanya dan harus mendapat perawatan dokter.
Semenjak
kejadian tersebut saya lebih berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor dan
memperhatikan kecepatannya. Meskipun dalam keadaan yang buru-buru saya tidak
mau kebut-kebutan dalam mengendarai motor Karena saya merasa trauma dengan peristiwa
tersebut.
Orientasi
Beberapa
tahun yang lalu, tepatnya waktu itu saya masih kelas enam SD, saya dan teman-teman pergi ke pengajian yang
diadakan diadakan setiap sore sekitar pukul 16.00 WIB sampai menjelang waktu
berbuka puasa.
Peristiwa 1
Sore
itu, karena sudah terlambat saya berangkat pengajian dengan mengendarai sepeda
motor. Biasanya kami berjalan. Saya berangkat bersama dengan teman saya,
sesampainya di tempat pengajian tersebut
kami masuk dan langsung ikut menyesuaikan dengan yang lainnya.
Peristiwa 2
Pengajian
itu diakhiri sebelum waktu berbuka puasa, dan pada waktu itu sangat mepet
dengan waktu berbuka. Karena sudah ada bunyi yang menandakan bahwa sudah tiba
waktunya berbuka, maka saya mengendarai sepeda motor dengan kencang supaya cepat
sampai di rumah.
Peristiwa 3
Ketika
di pertengahan jalan, saya mengalami kecelakaan. Kejadian tersebut terjadi
begitu cepat. Awalnya spion motor saya tendangan dengan pengendara motor lain
yang berlawanan arah. Kami berdua terjatuh, saya jatuh dan masuk ke dalam
selokan sebelah kiri jalan, dan ibu-ibu itu masuk dalam selokan sebelah
kanan. Kecelakaan tersebut membuwat saya
pinsan dan ibu-ibu itu di bawa ke puskesmas karena banyak lukanya dan harus
mendapat perawatan dokter.
Re-Orientasi
Semenjak
kejadian tersebut saya lebih berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor dan
memperhatikan kecepatannya. Meskipun dalam keadaan yang buru-buru saya tidak
mau kebut-kebutan dalam mengendarai motor karena saya merasa trauma dengan
peristiwa tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar