Rabu, 26 November 2014

analisis puisi anak



ANALISIS PUISI ANAK
Dilihat dari pemilihan kata atau diksi.
            Pada puisi anak, menurut saya yang paling menonjol adalah pada pemilihan kata. Penggunaan kosa kata yang masih sederhana dan mudah dipahami oleh anak, dan sesuai dengan tingkat pemahaman anak. 

Kamis, 06 November 2014

cerpen dengan tema sosial budaya



Goyangan Takdir
Ketika sang senja mulai beranjak ke peraduannya, semilir angin mulai membelai tubuhku. Dingin yang kurasakan, namun mataku tidak tetap memandang indahnya sang surya yang hampir tenggelam di pantai berpasir putih. Setelah menghilang, aku mulai beranjak dan pergi meninggalkan pantai. Kurasakan butiran pasir yang lebut di telapak kakiku yang tanpa alas. Kutinggalkan jejak langkah kaki di pasir nan lembut hingga hilang tersapu ombak dan pasirpun rata kembali. Di rumah, kurebahkan badan di tempat tidurku. Kututup mata, tertidur, terlelap, sampai kudengar bunyi ayam berkokok yang membangunkanku dari mimpi yang indah.

Rabu, 22 Oktober 2014

cerpen remaja




Bersama Pelangi
            Hujan belum mau berbelas kasih padaku, Tuhan belum mau meredakan hujan . atau paling tidak, Tuhan bisa menjadikan hujan menjadi gerimis. Tapi yang kuperhatikan hujan malah semakin deraas dan aku semakin kedinginan.  Apakah  Kasih sangat mengharapkan aku mengembalikan bukunya sekarang juga? Tetapi maaf Kasih, aku tak mau membasahi bukumu. Lebih baik aku menunggu waktu yang tepat supaya bukumu tetap kering dan rapi daripada harus aku kembalikan cepat-cepat tetapi bukumun basah dan tulisanmu berubah menjadi kabur. Seperti aku menunggu untuk menyatakan cinta kepadamu, daripada aku mengambil langkah cepat tapi kamu menolaknya.